Berteman itu Hebat, Merundung Tidak Bermartabat!" Kapolsek Panca Rijang Edukasi Anti-Bullying di SD Qur'ani Al-Ikhlas
KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP – Masalah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Guna mengantisipasi hal tersebut sejak dini, Polsek Panca Rijang menggelar sosialisasi dan edukasi anti-bullying di SD Qur'ani Al-Ikhlash Rappang, Kecamatan Panca Rijang, pada Rabu pagi (17/06/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Panca Rijang, AKP Dr. Abustam, S.H., M.H., dengan didampingi oleh Kanit Provost Aiptu Arifuddin. Kehadiran korps baju cokelat ini disambut hangat oleh Kepala Sekolah SD Qur'ani Al-Ikhlash, Abd. Malik, S.Pd.I., Gr., beserta para guru, staf, dan ratusan murid yang tampak antusias.
Dalam arahannya, Kapolsek Panca Rijang AKP Dr. Abustam memberikan edukasi yang menyentuh hati para siswa. Beliau menekankan bahwa tindakan mengejek, mengintimidasi, mengucilkan, hingga melakukan kekerasan fisik maupun verbal lewat media sosial adalah bentuk nyata dari bullying.
"Perlu diingat anak-anakku, sesuatu yang awalnya dianggap bercanda bisa menjadi bullying jika membuat teman kita merasa sedih, takut, malu, atau terluka," ujar AKP Dr. Abustam di hadapan para siswa.
Beliau juga mengingatkan bahwa bullying tidak hanya merusak kesehatan mental korban, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius bagi pelakunya. Oleh karena itu, siswa diajak untuk berani melapor kepada guru atau orang tua jika melihat atau mengalami perundungan.
Di akhir sambutannya, Kapolsek menggemakan jargon yang membakar semangat para murid: "Stop Bullying! Berteman itu Hebat, Merundung Itu Tidak Bermartabat."
Sementara itu, secara terpisah pihak Polsek Panca Rijang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang krusial mengingat usia sekolah sangat rawan terjadi gesekan antar-pelajar. Melalui sosialisasi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk saling menghargai perbedaan.
Polsek Panca Rijang juga mengeluarkan beberapa rekomendasi penting, di antaranya:
Edukasi Berkelanjutan: Mendorong agar materi anti-bullying tidak hanya berhenti pada seminar atau sosialisasi sesekali, melainkan bisa diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah secara berkelanjutan.
Sinergitas: Terus membangun koordinasi dan monitoring ketat antara pihak kepolisian dan lembaga pendidikan demi menjamin lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Acara yang berlangsung interaktif ini selesai pada pukul 09.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai komitmen bersama menolak perundungan di sekolah.
.jpeg)
.jpeg)



