Seminar Awal KKN Unhas di Desa Buntu Buangin, Awal Sinergi Inovasi Daerah Berbasis Pengabdian

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAPDesa Buntu Buangin, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, menjadi titik awal pengabdian mahasiswa Universitas Hasanuddin melalui Seminar Awal Kuliah Kerja Nyata (KKN), Senin, 29 Desember 2025. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Desa Buntu Buangin, Jalan Baso Salengke, dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban serta semangat kolaborasi.

Seminar tersebut menandai dimulainya KKN Tematik Inovasi Daerah Gelombang 115, bagian dari KKN Gelombang 115 Tahun 2025 Universitas Hasanuddin, yang berada di bawah naungan Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Buntu Buangin, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, imam masjid, staf desa, bidan desa, kader Posyandu, tokoh masyarakat, ketua koperasi, ketua Gapoktan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan desa tersebut menjadi bukti kuat dukungan terhadap pelaksanaan KKN di wilayah tersebut.

 


Dalam sambutannya, Koordinator Desa (Kordes) KKN Unhas, Daud Al Fattah, menyampaikan bahwa sebanyak enam mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Desa Buntu Buangin selama 45 hari ke depan. Ia menegaskan komitmen mahasiswa untuk menjalankan program kerja yang selaras dengan kebutuhan desa serta mengedepankan inovasi dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap selama pelaksanaan KKN ini dapat terjalin sinergi yang baik dengan seluruh unsur desa, sehingga program yang kami rancang dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif,” ujar Daud.

Sementara itu, Kepala Desa Buntu Buangin, Ramli Paki, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin. Ia juga memperkenalkan satu per satu perangkat desa yang akan menjadi mitra kerja mahasiswa selama masa pengabdian.

Ramli Paki turut memaparkan kondisi umum Desa Buntu Buangin, mulai dari potensi desa, tantangan yang dihadapi, hingga harapan pemerintah desa terhadap kontribusi mahasiswa KKN. Ia mengajak mahasiswa untuk aktif berkolaborasi dengan tokoh-tokoh desa dan masyarakat dalam merancang serta melaksanakan program kerja.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk bersinergi. Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa KKN bisa membawa ide-ide segar dan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan Desa Buntu Buangin,” ungkapnya.

Seminar awal ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat desa, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan melalui pengabdian nyata di tengah masyarakat.


Topik Terkait

Baca Juga :