Enrekang Lindungi Petani Lewat Jaminan Gagal Panen.
KABAR ZODIAC.COM, ENREKANG - Jaminan gagal panen untuk komoditas tanaman jagung di Enrekang akan segera dilaksanakan. Dalam waktu dekat, pemerintah akan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT. Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo).
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Enrekang Ikbar Ashadi mengatakan tahun ini, Pemerintah Daerah ajan fokuskan untuk jaminan gagal panen pada komoditas jagung.
" Tahun ini kita tingkatkan jaminan gagal panen ke komoditas jagung setelah komoditas padi," kata Ikbar.
Ikbar mengatakan saat ini sudah ada komunikasi dengan pihak Jasindo dalam rangka persiapan PKS untuk asuransi jagung periode tanam oktober - maret.
" Perjanjian dengan Jasindo dalam waktu dekat akan segera kita laksanakan," kata Ikbar.
Ikbar mengatakan, tahun ini Pemerintah Pusat memberikan jaminan gagal panen pada komoditas padi sebanyak 80 persen dari 1000 Hektare yang masuk dalam skema jaminan gagal panen.
" Dengan adanya dukungan dana dari APBN, Pemda tinggal menyiapkan anggaran sekitar 36 juta atau 20 persen untuk komoditas padi," kata Ikbar.
Ikbar menjelaskan pada tahap awal perjanjian kerjasama akan dilakukan untuk 200 ha sd 500 ha lahan jagung.
" Jadi, anggaran yang sudah diprogramkan untuk padi, karena telah mendapat bantuan dari APBN, kita fokudkan anggarannya ke jaminan untuk jagung," kata Ikbar.
Luasan komoditas jagung di Enrekang, sekitar 12.500 hektar dan tersebar di Kec. Enrekang, Maiwa, Baraka, Curio, Cendana, Buntu Batu dan Malua.( Ombass)
.jpeg)



