Matador’s Perjuangan Lantik 155 Personel Baru di Ikon Wisata Danau Sidenreng

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Matador’s Perjuangan kembali membuktikan taji dan eksistensinya yang kian solid. Melalui sebuah prosesi yang berlangsung khidmat sekaligus megah, ormas ini menggelar perekrutan dan pelantikan besar-besaran bagi 155 personel baru pada Ahad pagi, 5 Juli 2026.

Nuansa alam yang megah dipilih sebagai latar belakang momen bersejarah ini. Prosesi sakral tersebut sengaja dipusatkan di kawasan wisata ikonik Danau Sidenreng, tepatnya di Dusun Lasilottong, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap.

Acara dibuka dengan penuh khidmat saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai simbol kecintaan yang mendalam terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)yang kemudian disusul dengan lantunan penuh semangat Mars Matador’s Perjuangan. Langkah ini mempertegas komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan yang dipadukan dengan nafas perjuangan lokal.

Tak hanya pelantikan, dalam momentum ini juga dilakukan pembacaan visi dan misi organisasi agar setiap kader baru memiliki arah pergerakan yang jelas. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Matador’s Perjuangan, Dayadi Eman Rosi, didampingi oleh Sekretaris Umum, Yusriadi, serta jajaran pengurus PAC Kecamatan Watang Sidenreng.


Turut hadir memberikan restu, Ketua DPW sekaligus Pembina Matador’s Perjuangan, Saenal Rosi. Anggota DPRD Sidrap tersebut mengungkapkan fakta mencengangkan terkait organisasi ini.
"Saat ini, kekuatan personel Matador’s Perjuangan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia sudah mencapai puluhan ribu personel," ungkap Saenal Rosi di sela-sela acara.

Ketua Umum Matador’s Perjuangan, Dayadi Eman Rosi, menjelaskan bahwa 155 personel yang dilantik kali ini menunjukkan daya tarik organisasi yang kian meluas. Mereka tidak hanya berasal dari Kecamatan Watang Sidenreng atau wilayah internal Kabupaten Sidrap saja, melainkan juga menjangkau Kabupaten Pinrang, Enrekang, hingga menembus wilayah Provinsi Sulawesi Barat.

Bersamaan dengan agenda tersebut, dilakukan pula pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) serta pengukuhan Kompi dari berbagai wilayah demi memperkuat struktur komando organisasi.
Dalam sambutannya yang membakar semangat, Dayadi menekankan bahwa penambahan personel ini bukan sekadar mengejar angka atau kuantitas, melainkan sebuah investasi untuk memperkokoh soliditas dalam mengawal visi-misi organisasi di tengah masyarakat.

“Pelantikan di alam terbuka seperti Danau Sidenreng ini bukan tanpa alasan. Kami ingin kader-kader baru memiliki semangat yang luas, jernih, dan mampu menyatu dengan alam serta masyarakat, layaknya danau ini yang menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar,” tegas Dayadi dengan penuh karisma.

Ia menaruh harapan besar agar para kader baru segera beradaptasi, memiliki militansi dan loyalitas yang tinggi kepada organisasi dan pemimpin, serta mampu membawa nama Matador’s Perjuangan berkibar dari level regional, nasional, hingga internasional.

"Setiap anggota Matador’s harus menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi sosial dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan," tambahnya.

Suasana akrab dan hangat langsung menyelimuti lokasi setelah prosesi formal selesai. Para anggota baru langsung mengikuti sesi pengarahan internal mengenai program kerja strategis ke depan.

Menariknya, di luar agenda internal organisasi, Matador’s Perjuangan juga memperlihatkan kepeduliannya pada talenta lokal di panggung nasional. Di akhir momen tersebut, organisasi ini secara terbuka mendeklarasikan dukungan penuh kepada Melanie, putri daerah yang saat ini tengah berjuang berkompetisi dalam ajang pencarian bakat bergengsi Dangdut Academy 8 (DA 8) di Indosiar.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Matador’s Perjuangan tidak hanya fokus pada penguatan internal, tetapi juga siap menjadi motor penggerak dan pendukung utama bagi kemajuan masyarakat di berbagai lini kehidupan


Topik Terkait

Baca Juga :