Rombongan Terakhir PCNU Sidrap Bertolak ke Muktamar NU Jombang, Awali Perjalanan dengan Ziarah ke Mbah Kholil dan Sunan Ampel
KABAR ZODIAC.COM. SIDRAP — Semangat keberkahan dan khidmat menyelimuti keberangkatan
rombongan terakhir peserta Muktamar Nahdlatul Ulama dari Pengurus Cabang
Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Sebanyak 27 utusan
secara resmi bertolak menuju arena Muktamar NU di kompleks Pesantren Bahrul
Ulum, Tambak Beras, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Rombongan ini dipimpin langsung oleh
Rais Syuriyah PCNU Sidrap, Anregurutta H. Asri Kasman, Lc., didampingi oleh
jajaran pengurus PCNU serta pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC-NU) se-Kabupaten
Sidrap. Meskipun Ketua Tanfidziyah dijadwalkan baru akan menyusul pada sore
hari karena harus menyelesaikan agenda kedinasan di Papua, antusiasme dan
kesolidan para nahdliyin dari Bumi Nene Mallomo tersebut tetap terpancar kuat.
Setibanya di bandara tujuan,
rombongan tidak langsung menuju lokasi acara utama di Jombang. Rombongan
terlebih dahulu mengawali perjalanan spiritual dengan melintasi Selat Madura
untuk menuju destinasi ziarah pertama, yakni maqbarah Syaikhona KH. Muhammad
Kholil (Mbah Kholil) di Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan.
Di makam guru dari para pendiri NU
sekaligus tokoh pejuang besar Islam Tanah Air ini, rombongan menggelar doa
bersama. Agenda ini bertujuan untuk meneladani perjuangan sekaligus memohon
keberkahan agar hajatan besar Muktamar NU dapat berjalan lancar.
Perjalanan tabarruk (mencari
berkah) kemudian dilanjutkan menuju kawasan religi Ampel di Surabaya. Rombongan
PCNU Sidrap tampak khusyuk berziarah ke makam Sayyid Ali Rahmatullah atau Sunan
Ampel, salah satu tokoh Wali Songo terkemuka yang menjadi pilar utama
penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa.
"Ziarah spiritual ini bukan
sekadar tradisi rutin, melainkan dorongan batin untuk memperkuat niat,
menautkan sanad keilmuan, serta memantapkan komitmen warga nahdliyin Sidrap
dalam menyukseskan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama."
Usai menuntaskan seluruh rangkaian
ziarah para ulama pendahulu tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju homestay
tempat menginap di sekitar arena Muktamar dengan membawa semangat keteladanan
yang tinggi.





