Sinergi Nyata di Lumbung Pangan: Babinsa Kanyuara Turun Langsung Sukseskan Panen Padi Poktan Sukkurue
KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP — Wajah semringah tampak terpancar dari para petani di Lingkungan 1 Bolalele, Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. Di tengah hamparan sawah yang menguning, Babinsa Kelurahan Kanyuara Koramil 05/Watang Sidenreng, Serma Muhammad Aris, tampak bahu-membahu bersama Kelompok Tani (Poktan) Sukkurue memanen padi, Rabu (19/08/2026).
Kehadiran aparat TNI di tengah sawah ini bukan sekadar mendampingi, tetapi menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mengawal ketahanan pangan nasional langsung dari tingkat desa.
Kegiatan panen raya kali ini dilaksanakan di atas lahan milik Bapak Abbas (55), seorang petani lokal yang menggarap lahan seluas 45 are. Dengan menggunakan varietas unggul Inpari 4, kerja keras dan perawatan intensif yang dilakukan selama musim tanam membuahkan hasil yang memuaskan.
Dari lahan tersebut, total hasil panen mencapai 3,120 ton. Seluruh hasil gabah petani langsung diserap dan dibeli oleh mitra lokal, yaitu PB 35 milik H. Rasman, dengan harga jual yang kompetitif yakni Rp7.500 per kilogram. Harga yang stabil ini tentu memberikan angin segar dan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani setempat.
Serma Muhammad Aris menyampaikan bahwa pendampingan pertanian ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan seorang Babinsa. Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi moril, membantu mengatasi kendala di lapangan, serta memastikan program swasembada pangan berjalan dengan sukses.
"Pendampingan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada para petani. Kami ingin memastikan proses dari masa tanam hingga panen berjalan lancar, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sidrap tetap terjaga kuat," ungkap Serma Aris di sela-sela kegiatan.
Aksi kolaboratif antara Babinsa dan Poktan Sukkurue ini mendapat apresiasi positif dari warga. Kehadiran TNI di tengah-tengah petani membuktikan bahwa kemanunggalan antara TNI dan rakyat senantiasa terjalin erat, bahu-membahu membangun kemandirian ekonomi dari sektor pertanian.




