Sinergi KKN UMS Rappang di Desa Bulo: Dorong Tata Kelola Gender dan Edukasi Wakaf Produktif
KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) Angkatan VIII Posko Desa Bulo sukses menggelar serangkaian kegiatan edukatif pada Selasa (7/7/2026).
Bertempat di Kantor Desa Bulo, rangkaian acara ini fokus pada dua pilar krusial: peningkatan tata kelola pemerintahan desa yang inklusif dan penguatan ekonomi umat berbasis syariah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Sosialisasi Kerangka Integratif Agile Leadership, Modal Sosial, dan Kapasitas Aparatur. Materi strategis ini dibawakan langsung oleh akademisi senior, Dr. Hj. Andi Astinah Adnan, S.Sos., S.Pd., M.Si.
Dalam paparannya, Dr. Andi Astinah menekankan bahwa tantangan zaman menuntut aparatur desa untuk memiliki kepemimpinan yang adaptif (agile leadership).
"Kepemimpinan yang lincah, dipadukan dengan modal sosial yang kuat, akan melahirkan tata kelola desa yang responsif gender. Artinya, setiap kebijakan dan pembangunan desa harus mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," ujarnya.
Tak berhenti di situ, antusiasme warga semakin terpacu saat memasuki sesi kedua, yaitu Seminar Edukasi Wakaf. Mengangkat tema "Membangun Kesadaran Wakaf Produktif untuk Kemaslahatan Umat dan Kemajuan Desa", seminar ini menghadirkan pakar Dr. Ir. H. Muhammad Rais Rahmat Razak, M.Si. sebagai narasumber utama.
Dr. Muhammad Rais mengupas tuntas bagaimana potensi wakaf tidak lagi sekadar untuk aset statis seperti kuburan atau masjid, melainkan dapat dikelola secara produktif untuk mendorong kesejahteraan ekonomi warga desa secara berkelanjutan.
Kehadiran para mahasiswa KKN Angkatan VIII UMS Rappang bersama para pakar ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Desa Bulo. Kepala Desa Bulo, Bapak Andi Rifai, M.S.HI., menyambut hangat dan menyatakan dukungannya secara penuh.
"Kegiatan seperti ini membuka cakrawala baru bagi kami, baik bagi perangkat desa maupun tokoh masyarakat. Konsep tata kelola yang responsif gender dan pemanfaatan wakaf produktif adalah modal besar untuk kemajuan Desa Bulo ke depan," ungkap Andi Rifai.
Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Melalui kolaborasi akademik dan pengabdian masyarakat ini, Desa Bulo diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa yang lebih adaptif, inklusif, dan mandiri secara ekonomi.





