Desa Kalosi Alau Raih Penghargaan Bergengsi Peacemaker Justice Award 2025 dari Kementerian Hukum dan HAM RI

 

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP Pemerintah Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Setelah melalui serangkaian seleksi ketat Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Desa Kalosi Alau ditetapkan sebagai penerima Peacemaker Justice Award Tahun 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah desa dan masyarakat Kalosi Alau dalam membangun budaya perdamaian serta meningkatkan akses keadilan hukum melalui penyelesaian sengketa berbasis kearifan lokal.

Kepala Desa Kalosi Alau, Andi Apris, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat Desa Kalosi Alau yang senantiasa menjunjung tinggi musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Terima kasih kepada Kemenkumham RI melalui BPHN, serta seluruh warga desa yang telah mendukung terwujudnya desa sadar hukum dan budaya damai di Kalosi Alau,” ucapnya.

Peacemaker Justice Award merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Hukum Nasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh BPHN Kementerian Hukum dan HAM RI. Fokus penilaian diarahkan pada penguatan budaya damai, inovasi penyelesaian sengketa non-litigasi, serta keberhasilan pemerintah desa meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Pada ajang tahun ini, Kalosi Alau bersaing dengan puluhan desa dan lembaga dari berbagai provinsi di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi administrasi, verifikasi lapangan, dan penjurian nasional, desa ini dinilai layak menjadi penerima penghargaan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya:

  • Implementasi nyata penyelesaian sengketa berbasis musyawarah dan adat lokal.

  • Kategori Desa Sadar Hukum Inspiratif dengan kinerja terbaik.

  • Inovasi dalam memfasilitasi akses keadilan masyarakat dan zero conflict.

  • Dukungan aktif pemerintah dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan budaya damai di tengah keberagaman.

“Prestasi ini kami persembahkan untuk seluruh warga Kalosi Alau, serta menjadi motivasi untuk terus menjaga kemitraan, menciptakan lingkungan yang damai, dan mendorong pelayanan hukum yang adil dan dekat dengan masyarakat,” tutur Andi Apris.

Sebagai informasi, Peacemaker Justice Award tahun 2025 merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 16 yakni Peace, Justice and Strong Institutions, dengan harapan lahirnya desa-desa sadar hukum yang menjadi contoh nasional dalam membangun perdamaian dan keadilan di lingkungan masyarakat.


Topik Terkait

Baca Juga :