Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Hidroponik Botol Bekas, Dorong Ketahanan Pangan Desa Mario

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin  Desa Mario melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus praktik langsung hidroponik sederhana berbasis botol bekas sebagai upaya pemanfaatan sampah plastik dan peningkatan ketahanan pangan desa.

Kegiatan ini berlangsung di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Mario, H. Andi Maesur, para kepala dusun, bapak dan ibu guru Sekolah Lansia, serta para siswi Sekolah Lansia Desa Mario, Penyuluh KB.

Mahasiswa KKN-T memberikan penjelasan mengenai konsep dasar hidroponik sederhana, mulai dari pemilihan botol plastik bekas, cara perakitan media tanam, hingga proses penanaman dan perawatan sayuran. Tidak hanya sebatas teori, peserta juga diajak praktik langsung membuat instalasi hidroponik dari botol plastik yang sudah tidak terpakai.

Salah satu Mahasiswa pertanian angkatan 2023 KKN T-115 Universitas Hasanuddin Posko Desa Mario Asmiranda Syam, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal.
“Melalui hidroponik botol bekas, masyarakat bisa mendaur ulang sampah plastik, menanam sayuran sendiri di rumah, serta memperoleh hasil pangan yang sehat dan bersih,” ungkapnya.

Kepala Desa Mario, H. Andi Maesur, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program yang diinisiasi mahasiswa KKN-T Unhas. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat desa saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sederhana, murah, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Selain menjaga kebersihan lingkungan, juga membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang inklusif, karena melibatkan Sekolah Lansia Desa Mario, sehingga para lansia tetap produktif, kreatif, dan berperan aktif dalam kegiatan positif di lingkungan desa.

Melalui program hidroponik sederhana ini, mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin berharap dapat menumbuhkan budaya menanam di rumah, meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah plastik, serta mendorong terwujudnya ketahanan pangan berbasis rumah tangga di Desa Mario.


Topik Terkait

Baca Juga :