Mahasiswa KKN Unhas 115 Gelar Program Desa Hijau Berkelanjutan dengan Penanaman Tanaman Produktif di Cipotakari
- Erwin Aryadi Parolay

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP – Sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mahasiswa KKN-T Inovasi Daerah Gel. 115 Universitas Hasanuddin, Syinar, melaksanakan program Desa Hijau Berkelanjutan melalui Penanaman Tanaman Produktif di Desa Cipotakari, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap. Program ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat dan dukungan penuh dari Kepala Desa Cipotakari, Zainal Bullu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan kosong di desa menjadi lahan produktif yang bernilai ekologis dan ekonomis. Tanaman yang ditanam meliputi pohon buah-buahan, tanaman pangan, serta tanaman yang dapat memberikan hasil jangka panjang.
Sebagai bagian dari program ini, Syinar juga memberikan bibit tanaman produktif kepada masyarakat desa. Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mereka dapat menanam tanaman secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya dapat menjaga kelestarian alam, tetapi juga memperoleh hasil yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Kepala Desa Cipotakari, Zainal Bullu, mengapresiasi kegiatan ini dan menekankan pentingnya program ini untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. "Penanaman tanaman produktif di pekarangan rumah akan memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Program ini menjadi langkah awal untuk menciptakan desa yang lebih hijau, sehat, dan mandiri," ujarnya.
Selain manfaat ekonomi, program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan. Tanaman yang ditanam diharapkan dapat mengurangi polusi udara, menyediakan oksigen, dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan sehat. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada pemanfaatan lahan, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem yang ada.
Sebagai fasilitator, Syinar bersama teman-teman KKN lainnya memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat mengenai cara menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman produktif secara efektif. Mahasiswa KKN berperan penting dalam memberikan pengetahuan terkait pemeliharaan tanaman yang baik, serta pentingnya pengelolaan lahan secara berkelanjutan.
Dengan adanya program ini, Syinar berharap masyarakat Desa Cipotakari dapat lebih sadar akan pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan lahan, serta manfaat sosial dan ekonomi yang bisa diperoleh dari penanaman tanaman produktif. Program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam menciptakan desa hijau, asri, dan berkelanjutan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Masyarakat Desa Cipotakari, yang mayoritas bekerja sebagai petani, menunjukkan semangat gotong royong dan komitmen tinggi dalam merawat dan mengembangkan tanaman yang telah ditanam. Hal ini menandakan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya terletak pada penanaman bibit, tetapi juga pada komitmen bersama untuk menjaga dan merawat lingkungan mereka demi masa depan yang lebih baik.
Dengan program ini, Syinar berharap bisa memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik untuk masyarakat Cipotakari maupun untuk lingkungan sekitar.



