ASOKA Jadi Andalan Kelurahan Kadidi, Pekarangan Rumah Disulap Jadi Sumber Penghasilan Warga
KABAR ZODIAC.COM. SIDRAP – Pemerintah Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, menghadirkan inovasi ASOKA (Aksi Sinergi Optimalisasi Kawasan Pekarangan) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah.
Program yang mulai dijalankan sejak 2024 ini mendorong warga mengubah lahan pekarangan menjadi area produktif untuk membudidayakan berbagai jenis sayuran, markisa, dan komoditas hortikultura lainnya yang bernilai ekonomis.
Lurah Kadidi, Rusmin Malik, menjelaskan bahwa inovasi ASOKA lahir dari semangat memberdayakan masyarakat agar mampu memanfaatkan lahan yang selama ini kurang produktif menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga.
"Melalui inovasi ASOKA, masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran. Hasil panennya kemudian dijual ke pasar maupun kepada pedagang sayur yang datang langsung ke rumah warga," ujar Rusmin Malik, Rabu (8/7/2026).
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Pemerintah Kelurahan Kadidi menggandeng penyuluh pertanian dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat. Warga tidak hanya dibekali teknik budidaya tanaman, tetapi juga pelatihan pembuatan pupuk cair organik dari limbah sayuran yang tidak terpakai.
Menurut Rusmin, kolaborasi tersebut memberikan banyak manfaat. Selain mengurangi limbah rumah tangga, penggunaan pupuk organik mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas hasil pertanian warga.
Hingga saat ini, lebih dari 20 rumah tangga telah bergabung dalam program ASOKA dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif. Program ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
"Warga sangat terbantu dengan adanya inovasi ini. Selain mempercantik lingkungan rumah, hasil panen juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi keluarga," katanya.
Salah seorang warga, Hj. Nasri, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut. Sebelumnya ia menggantungkan penghasilan dari berjualan sandal. Namun, meningkatnya persaingan penjualan secara daring membuatnya beralih menanam berbagai jenis sayuran di pekarangan rumah.
"Dulu saya hanya menjual sandal. Karena sekarang sudah banyak yang berjualan secara online, saya beralih menanam sayur. Alhamdulillah hasilnya lumayan untuk menambah pendapatan keluarga, selain itu hasilnya juga bisa kami konsumsi sendiri," tuturnya.
Melalui inovasi ASOKA, Pemerintah Kelurahan Kadidi berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan potensi pekarangan rumah sebagai lahan produktif. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga, memperkuat ketahanan pangan, menekan angka kemiskinan, serta mendukung pengendalian inflasi melalui peningkatan ketersediaan pangan di tingkat lokal.





