Anak Cerdas Berbahasa: Mahasiswa KKN Hadirkan Semangat Baru Pembelajaran Bahasa Inggris di Desa Dongi

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP – Program kerja Anak Cerdas Berbahasa dilaksanakan sebagai bentuk respons nyata terhadap kondisi pendidikan di desa lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN), khususnya terkait keterbatasan tenaga pengajar Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Desa Dongi, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Berdasarkan hasil observasi awal serta komunikasi dengan pihak sekolah dan masyarakat setempat, diketahui bahwa pembelajaran Bahasa Inggris belum berjalan secara maksimal. Minimnya guru yang memiliki latar belakang atau kompetensi di bidang Bahasa Inggris menjadi tantangan utama, sehingga siswa memiliki keterbatasan akses terhadap pembelajaran bahasa asing yang berkelanjutan.

Menjawab kondisi tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif melaksanakan Program Anak Cerdas Berbahasa yang berlangsung selama masa pengabdian. Program ini dilaksanakan di beberapa sekolah, yakni SDN 1 Otting, SDN 3 Otting, dan SMPN 3 Dua Pitue, dengan sasaran utama siswa-siswi yang selama ini belum mendapatkan pembelajaran Bahasa Inggris secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator sekaligus pengajar pendamping yang mengisi kekosongan tenaga pengajar Bahasa Inggris. Tidak hanya menyampaikan materi, mahasiswa juga menjadi teman belajar bagi siswa, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang lebih dekat dan menyenangkan.

Metode pengajaran yang diterapkan mengedepankan pendekatan sederhana, kontekstual, dan interaktif. Materi pembelajaran difokuskan pada penguatan dasar Bahasa Inggris, seperti kosakata sehari-hari, ungkapan sederhana, pelafalan, serta pemahaman dasar tata bahasa yang disesuaikan dengan usia dan kemampuan siswa. Proses belajar dikemas melalui permainan edukatif, diskusi ringan, latihan percakapan sederhana, serta penggunaan media visual untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa.

Pendekatan ini terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang tidak menegangkan. Anak-anak yang awalnya cenderung pasif dan kurang percaya diri, perlahan mulai menunjukkan keberanian untuk mencoba mengucapkan kosakata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris. Siswa SD mulai memiliki pengenalan kosakata dasar yang lebih kuat, sementara siswa SMP menunjukkan peningkatan dalam membaca, menulis, serta berbicara pada tingkat dasar.

Selain memberikan dampak positif bagi siswa, program ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN. Interaksi langsung dengan siswa dan lingkungan sekolah memberikan pembelajaran nyata tentang pentingnya peran pendamping pendidikan dalam menjawab keterbatasan sumber daya di daerah.

Melalui Program Anak Cerdas Berbahasa, dapat disimpulkan bahwa kehadiran mahasiswa sebagai pendamping pengajar mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu mengatasi keterbatasan tenaga pengajar Bahasa Inggris di Desa Dongi. Program ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga ruang pembelajaran bersama yang menumbuhkan motivasi, kepercayaan diri, serta fondasi Bahasa Inggris yang lebih kuat bagi siswa.

Diharapkan, hasil dari program ini dapat menjadi bekal awal bagi siswa untuk melanjutkan pembelajaran Bahasa Inggris di jenjang pendidikan berikutnya, sekaligus mendorong keberlanjutan perhatian terhadap penguatan pendidikan Bahasa Inggris di Desa Dongi.


Topik Terkait

Baca Juga :