Inovasi KKN Unhas: Tanaman Obat dan Sayuran Sehat Kini Hidup di Pekarangan Rumah Desa Mario

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP - Sebagai bagian dari program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) Universitas Hasanuddin 115 Posko Desa Mario, Alya Ramadhani Rahim, mahasiswa Fakultas Pertanian, menginisiasi program pemanfaatan pekarangan rumah warga untuk penanaman tanaman obat-obatan dan sayuran sehat. Program ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk mendukung ketersediaan bahan pangan yang sehat dan ramah lingkungan di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Sebagian besar pekarangan rumah di Desa Mario selama ini lebih difungsikan untuk menanam tanaman hias, sementara potensi ruang untuk pertanian produktif belum dimaksimalkan. Untuk itu, para mahasiswa KKN Unhas berkolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya menanam tanaman obat dan sayuran sehat di pekarangan rumah mereka.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengubah pola pikir masyarakat yang lebih cenderung menanam tanaman hias menjadi lebih produktif dengan menanam tanaman obat dan sayuran yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan keluarga, tetapi juga ramah lingkungan,” kata Alya Ramadhani Rahim, yang memimpin program ini.

Program ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya tanam, sekaligus mendukung keberlanjutan sumber pangan sehat yang bisa dimanfaatkan oleh keluarga di desa. Tanaman obat yang ditanam di pekarangan diharapkan bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakat, mengingat khasiatnya yang telah terbukti sejak zaman dahulu.

Kepala Desa Mario, H. Andi Maesur, mendukung penuh kegiatan ini dan menyatakan, "Pekarangan rumah sebenarnya memiliki potensi besar. Kami berharap masyarakat bisa lebih sadar untuk memanfaatkan ruang tersebut agar lebih produktif dan bermanfaat, terutama dalam mendukung keberlanjutan pangan lokal."

Dengan langkah kecil ini, Desa Mario bertekad untuk menjadi desa mandiri dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan sehat, sembari tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat. Harapan ke depannya, semakin banyak warga yang akan terinspirasi untuk memanfaatkan pekarangan mereka dengan lebih bijak, produktif, dan berkelanjutan.


Topik Terkait

Baca Juga :