Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 Hadirkan Peta Administrasi dan Potensi, Desa Betao Riase Kini Lebih Terarah dan Informatif

KABAR ZODIAC.COM, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 dari Universitas Hasanuddin kembali menunjukkan kontribusi nyatanya melalui program inovatif di Desa Betao Riase. Salah satu program unggulan yang berhasil direalisasikan adalah pembuatan Peta Administrasi Dusun dan Peta Potensi Desa, sebagai langkah strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data spasial.

Program ini bertujuan membantu pemerintah desa memiliki data batas administrasi dan potensi wilayah yang tersusun secara sistematis, terdistribusi secara spasial, serta dapat divisualisasikan dengan jelas oleh masyarakat, termasuk pihak dari luar desa. Dengan adanya peta ini, informasi mengenai desa tidak lagi bersifat abstrak, melainkan dapat dipahami secara konkret dan menyeluruh.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan Bapak Dr. Hasan Basri, S.KM., serta diinisiasi oleh Fitri Sendana, mahasiswa Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa menghadirkan dua jenis peta yang sarat informasi penting.


Peta Administrasi Dusun memuat data luas wilayah desa, batas-batas dan letak masing-masing dusun, batas desa, fasilitas umum, hingga jaringan jalan yang ada di Desa Betao Riase. Sementara itu, Peta Potensi Desa menyajikan titik-titik lokasi potensi unggulan desa lengkap dengan gambar, deskripsi, serta akses jalan menuju lokasi tersebut. Informasi ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pengembangan ekonomi dan perencanaan pembangunan desa ke depan.

Kehadiran peta ini disambut hangat oleh pemerintah desa. Kepala Desa Betao Riase, Bapak Suardi Laupe, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN Gelombang 115. Menurut beliau, peta yang telah dibuat sangat membantu dalam memperjelas batas wilayah setiap dusun serta memudahkan identifikasi potensi desa. Pemerintah desa kini lebih terbantu dalam menyusun rencana pembangunan dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat maupun pihak luar.

Peta yang telah disusun dan dibingkai secara resmi diserahkan pada 13 Februari di Posko KKN 115 Dusun Cempa, Desa Betao Riase. Tidak hanya dalam bentuk cetak, mahasiswa juga menyusun modul pelatihan pembuatan peta administrasi dan potensi desa sebagai upaya keberlanjutan program. Dengan demikian, perangkat desa diharapkan mampu memperbarui dan mengembangkan data secara mandiri di masa mendatang.

Melalui program ini, Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 115 tidak hanya meninggalkan jejak pengabdian, tetapi juga menghadirkan fondasi penting bagi tata kelola desa yang lebih terarah, transparan, dan berbasis data.


Topik Terkait

Baca Juga :